Blog Kesehatan dan Kecantikan Indonesia

9 Cara Mengatasi Gigi Berlubang Yang Aman dan Alami

 

cara mengatasi gigi berlubang

Gigi merupakan organ yang sangat penting bagi manusia. Gigi berfungsi untuk mengunyah dan menghaluskan makanan yang masuk ke dalam mulut sehingga mudah untuk ditelan dan dicerna oleh organ pencernaan. Selain itu, gigi juga bisa menjadi tolak ukur perawatan diri dan kesehatan seseorang, dimana gigi yang bersih mencerminkan seseorang yang peduli terhadap kesehatan tubuhnya.

Pada saat ini, bisa diperhatikan bahwa kebanyak orang cenderung tidak begitu peduli dengan kesehatan gigi. Jika diamati kebanyakan orang dewasa memiliki setidaknya satu atau dua gigi berlubang selama hidupnya. Banyak yang beranggapan gigi berlubang merupakan sebuah penyakit yang sepele. Namun sesungguhnya rasa sakit yang ditimbulkan oleh penyakit ini cukup dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Lebih lanjut, jika tidak dirawat bahaya gigi berlubang ini cukup besar, karena bisa berisiko untuk menimbulkan penyakit sitemik.

Cara Mengatasi Gigi Berlubang Secara Alami

Bagi mereka yang menderita sakit gigi berlubang biasanya akan mengalami gejala seperti nyeri di sekitar gigi dan rahang, pembengkakan, sakit kepala bahkan sampai demam. Tingkat keparahan nyeri sendi cukup bervariasi, mulai dari ringan sampai berat. Menurut kemunculannya, nyeri bisa timbul dan hilang secara terus-menerus (konstan) atau berulang-ulang. Untuk itu, sebelum gigi berlubang kita menimbulkan berbagai macam penyakit, maka pada kesempatan ini, akan di sajikan bagaimana cara mengatasi gigi berlubang.

1. Mineralisasi pasta gigi

cara mengatasi gigi berlubang dengan mineralisasi pasta gigi

Mineralisasi pada gigi bisa Anda ambil sebagai suatu solusi yang cukup efektif dalam upaya mengatasi gigi berlubang. Proses ini bisa dilakukan oleh pasta gigi berfluoride. Fluoride ini akan membantu proses remineralisasi dan memperkuat permukaan gigi yang sudah dirusak oleh asam yang terproduksi akibat keberadaan bakteri di dalam mulut.

Pemakaian pasta gigi berfluoride secara terus-menerus dapat mengurangi rasa ngilu pada gigi dan melindungi gigi dari kerusakan serta memperbaiki kerusakan yang telah terjadi. Sebab fluoridine mampu bekerja dengan dua cara yaitu, melapisi dan memperkuat email gigi sehingga tidak mudah digerus oleh asam mulut dan mengurangi terjadinya kerusakan gigi ataupun masalah gigi berlubang dan mampu merangsang email gigi untuk memperbaiki kerusakan ringan pada gigi dengan menstimulasi penyerapan kalsium. Dengan berjalannya tahap ini, gigi berlubang bisa teratasi.

2. Mengkonsumsi makanan kaya vitamin.

Vitamin sangat di perlukan oleh gigi. Gigi sangat membutuhkan vitamin A, D, E, dan K, serta pastikan juga tubuh kita cukup kalsium, fosfor, magnesium, dan mineral penting. Tidak lupa, kita juga harus perbanyak makanan hewani seperti ikn, telur, dan daging, kemudian sayuran berdaun hijau yang dikonsumsi dalam keadaan matang atau mentah, dan makanan yang mengandung lemak sehat seperti minyak kelapa, buah alpukat, dan minyak ikan kod. Dengan terpenuhinya semua vitamin, maka perlahan nyeri akibat gigi berlubang bisa berkurang.

3. Konsumsi susu sapi murni dan keju

Susu sapi murni banyak berkonstribusi terhadap kesehatan tubuh manusia. Seperti yang diketahui susu adalah nutrisi terbaik untuk tulang dan gigi karena diperkaya dengan mineral seperti zat besi, magnesium, fosfor, kalsium dan seng. Susu sapi murni tanpa rasa sudah dapat membantu bagi Anda yang ingin menutup rongga gigi secara alami. Selain susu, keju juga penting bagi gigi, sebab keju mengandung vitamin-vitamin luar biasa untuk kekuatan gigi.

4. Menggunakan garam

cara mengatasi gigi berlubang dengan menggunakan garam

Garam memiliki kandungan yodium yang ternyata bisa meringankan ngilu pada gigi. Cara menggunakannya cukup dengan melarutkn garam dalam segelas air mineral hangat, kemudian aduk. Kemudian dapat Anda gunakan sebagai moutwash sampai Anda merasa cukup nyaman dan tidak terlalu tersiksa karena sakit gigi yang berlubang. Dengan penggunaan rutin, garam juga dapat membantu membunuh kuman atau bakteri penyebab sakit gigi.

5. Hindari gula berlebih

Makanan atau minuman tinggi gula akan mendemineralisasikan struktur pada gigi sehingga terbentuklah rongga. Gula bisa menjadi boomerang bila kita tidak memperkirakan kadar pengonsumsiannya. Selain itu, gula juga akan menghidupakan bakteri pada mulut yang akan mencegah gigi memperoleh cairan sehat karena kondisi mulut yang asam. Tetapi tubuh kita juga tidak boleh kekurangan gula, karena gula dari makanan yang mengandung karbohidrat diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi.

Hormon insulin pada pankreas akan menerima rangsangan dari saluran pencernaan tatkala mendapatkan sumber glukosa untuk dirubah menjadi energi yang akan dipakai saat itu atau disimpan. Melihat penjelasan itu, maka sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi gula sesuai kebutuhan tubuh kita. Dan mulai dari sekarang alangkah baiknya jika kita secara perlahan menjauhi minum-minuman bersoda, permen manis, dan makanan yang menyimpan gula dalam jumlah banyak.

6. Minum teh hijau dan teh hitam

Bagi penderita gigi berlubang sangat dianjurkan untuk teratur minum teh hijau dan teh hitam. Menurut penelitian, teh hijau dan teh hitam memiliki kemampuan untuk mengurangi plak pada gigi dan mengurangi pertumbuhan bakteri dalam mulut.

7. Menggunakan minyak menarik

Minyak menarik sangat efektif untuk membunuh segala jenis bakteri jahat yang bersemayam di dalam mulut. Permasalahan umum seperti, gusi berdarah, penyakit gusi dan kerusakan gigi bisa benar-benar dipulihkan olehnya. Minyak menarik ini juga bisa meningkatkan kesehatan mulut dan membuat gigi lebih putih. Minyak menarik ini bisa di dapatkan dari biji wijen, kelapa, minyak zaitun, atau bunga matahari.

Adapun cara melakukaannya adalah:

  • Dengan memutar-mutarkan (atau sedikit berkumur) dengan minyak menarik selama 15-20 menit di pagi hari saat baru bangun tidur.
  • Cairan yang keluar akan berwarna putih dan itu tandanya bahwa racun
  • ikut keluar bersama air liur dan minyak tersebut.

8. Menggunakan bawang merah dan bawang putih

Bawang merah mimiliki sifat antiseptik dan anti mikroba yang bisa digunakan untuk mengontrol sakit gigi. Caranya cukup dengan mengambil satu siung bawang merah mentah kemudian mengunyahnya sampai beberapa menit hingga rasa sakit pada gigi hilang, bisa juga dengan menggosokkannya pada bagian gigi yang sakit. Hal ini bisa membantu membunuh bakteri di mulut penyebab infeksi.

Seperti bawang merah, bawang putih juga memiliki sifat antibiotik yang sangat efektif untuk mengurangi rasa sakit pada gigi. Caranya dengan mengambil satu siung bawang putih kemudian tumbuk sampai halus, tambahkan garam dan oleskan langsung pada gigi yang terasa sakit. Kita bisa mengulangi perawatan ini beberapa hari.

9. Menggunakan cengkeh

Pada saat ini, cengkeh banyak di ekstrak menjadi minyak cengkeh. Minyak inilah yang bisa digunakan untuk mengobati rasa nyeri pada gigi berlubang. Rasa nyeri akibat sakit gigi akan berkurang karena cengkeh memiliki senyawa anti-inflamasi tinggi yang bisa meminimalisir peradangan. Cengkeh juga memiliki antioksidan, anti bakteri dan sifat anestesi.

Cara menggunakannya dengan semprotkan sedikit minyak cegkeh ke kapas lalu tempelkan pada gigi yang sakit, bisa juga dnegan mencampurkan beberapa tetes minyak cengkeh ke dalam gelas berisi air untuk berkumur.

Demikian sedikit tips tentang cara mengatasi gigi berlubang. Selain dengan beberapa tips dan cara diatas, sebenarnya masih ada beberpa cara lain yang juga dapat kita gunakan untuk mengatasi gigi yang berlubang. Namun, hanya segini dulu yang dapat kami sajikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat bagi kita dan selamat mencoba.

 


Pencarian:
  • cara memperbaiki gigi berlubang
  • Cara mengatasi gigi berlubang
  • mengatasi gigi berlubang
  • cara menutupi gigi berlubang secara alami
  • cara menghilangkan gigi berlubang
  • cara memperbaiki gigi keropok
  • cara menutup gigi berlubang secara alami
  • cara mengatasi gigi yang mau berlubang
  • cara mengurangi gigi berlubang
  • Cara memperbaiki gigi
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.