Blog Kesehatan dan Kecantikan Indonesia

7 Manfaat Jus Pare Bagi Kesehatan, Diet dan Pengobatan Penyakit

 

Momordica charantia atau lebih dikenal di Indonesia sebagai tanaman pare merupakan sayuran yang sering dikonsumsi oleh warga Indonesia. Tanaman ini juga dikenal karena sering digunakan untuk pengobatan tradisional sebagai obat herbal untuk kencing manis oleh masyarakat Indonesia. Namun, tidak hanya kencing manis, pare juga berguna untuk penyakit yang lain.

Manfaat Jus Pare Bagi Kesehatan

Berikut beberapa manfaat jus pare untuk kesehatan, antara lain:

1. Antihiperglikemik

Pare memiliki beberapa zat aktif yang memberikan efek antihiperglikemik. Zat aktif yang memberikan efek hipoglikemik adalah charantin dan polypeptide-p. Selain itu, pare mengandung antioksidan berupa phenolic dan flavoinoid yang mampu menghambat efek buruk radikal bebas pada tubuh. Oleh karena itu, pare sangat baik bagi penderita kencing manis atau diabetes melitus agar terhindar dari komplikasinya. Ini karena pare mampu mengurangi kadar gula darah dan sebagai antioksidan.

Beberapa kelompok masyarakat, ada yang mengonsumsi bagian luar pare atau daging buahnya dan ada yang mengonsumsi hanya bagian bijinya. Menurut sebuah penelitian, aktivitas antioksidan pada buah pare lebih tinggi dibandingkan dengan bijinya. Pada daging buah pare terkandung phenolic dan flavonoid yang paling tinggi diantara bagian-bagian buah pare.

Berdasarkan penelitian Ethnopharmacology pada tahun 2011, mengonsumsi 2000 mg pare selama empat minggu dapat menurunkan gula darah secara signifikan pada penderita diabetes melitus tipe II dan diabetes melitus tipe I. Namun, penderita diabetes sebaiknya tidak menghentikan obat anti diabetesnya dan menggantinya dengan mengonsumsi pare. Ini karena obat diabetes lebih efektif dalam menurunkan kadar gula darah sedangkan pare hanya membantu menurunkan.

Namun pemakaian berlebihan pare bisa berujung pada komplikasi diabetes, yaitu hipoglikemia jika digunakan bersamaan dengan obat antidiabetes. Konsumsi pare secara rutin dapat meningkatkan ambilan glukosa oleh tubuh dan berujung pada perubahan dosis obat anti diabetes.

2. Menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Jus pare memiliki efek anti inflamasi dan juga membantu menurunkan kolesterol LDL. Oleh karena itu, pare membantu mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Pare juga dapat mempertahankan tekanan darah karena menyerap kelebihan natrium. Selain itu pare kaya akan zat besi dan asam folat yang mencegah terjadinya anemia yang dapat membahayakan jantung.

3. Membuat kulit dan rambut lebih berkilau.

Pare memiliki antioksidan yang kuat bersamaan dengan vitamin A dan C yang juga ada dalam pare mencegah penuaan kulit yang prematur dan menghilangkan kerutan. Lebih jauh, pare mengurangi terbentuknya jerawat, membantu mengobati eksim dan psoriasis serta memiliki efek perlindungan terhadap efek buruk sinar UV. Selain itu, zinc yang terkandung dalam pare membantu rambut menjadi lebih berkilau.

Pemberian jus pare secara teratur pada kulit kepala dapat mengurangi rambut rontok dan rambut putih. Andadapat menggunakan jus pare secara langsung atau dicampur dengan kondisioner kemudian lakukan pijatan pada kulit kepala. Untuk mengatasi rambut berketombe, Anda dapat membuat masker rambut dari jus pare, pasta biji timun dan satu sendok jeruk lemon kemudian oleskan pada kulit kepala dan biarkan selama 30 menit.

4. Meredakan hangover dan membersihkan liver.

Jus pare dapat membantu meredakan intoksikasi alkohol pada liver. Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal vitamin dan nutrisi menyebutkan komponen pada buah pare memberikan perlindungan terhadap gagal fungsi hati dengan memperkuat aktivitas anti oksidan dari enzim liver dan juga meningkatkan fungsi ekskresi ginjal.

5. Membantu menurunkan berat badan.

Pare merupakan sayuran yang rendah kalori, lemak dan karbohidrat. Pare menjaga Anda tetap kenyang lebih lama karena kandungan serat yang dimilikinya. Selain itu, pare mencegah pembentukan sel lemak yang baru pada tubuh Anda.

6. Meningkatkan sistem imun tubuh.

Antioksidan yang terkandung dalam pare membantu tubuh memperkuat sistem imun dalam melawan virus dan bakteri, serta mencegah reaksi alergi dan gangguan pencernaan seperti sembelit. Efek antioksidan yang dimiliki pare mampu melawan radikal bebas yang merusak tubuh pada penyakit kanker. Pada tahun 2010, sebuah penelitian yang diterbitkan pada jurnal penerbitan pharmaceutical mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa pare memiliki efek anti karsinogen dan anti tumor. Oleh karena itu, pare membantu mengurangi risiko kanker prostat, payudara dan leher Rahim.

7. Baik untuk kesehatan mata.

Kandungan vitamin A dan beta-karoten yang terkandung dalam pare mencegah katarak dan membantu menajamkan penglihatan. Selain itu, pare juga membantu mengurangi lingkaran hitam dibawah mata.

Demikian beberapa manfaat jus pare yang baik untuk kesehatan. Pare mengandung banyak komponen penting bagi nutrisi tubuh mulai dari besi, magnesium, vitamin, dan kalium. Pare juga sumber serat yang baik bagi tubuh dan mengandung kalsium, beta-karoten dan kalium yang dua kali lebih banyak dari bayam, brokoli dan pisang. Banyaknya kandungan yang ada di pare menjadikan buah ini baik untuk kesehatan. Namun, jangan jadikan hal ini sebagai alasan untuk mengonsumsi pare secara berlebihan. Apapun hal yang berlebihan tidak baik bagi tubuh dan kehidupan kita. Contohnya seperti olahraga. Olahraga itu baik untuk kesehatan namun jika dilakukan dengan berlebihan tentu akan membuat tubuh menjadi sakit. Begitu juga denga pare.

Pare memiliki efek samping berupa nyeri perut dan diare. Selain itu, konsumsi pare juga perlu diperhatikan bagi ibu hamil dan menyusui karena beberapa zat kimia dalam pare dapat menyebabkan perdarahan rahim. Untuk penderita diabetes, Anda perlu memonitor kadar gula darah Anda secara teratur saat mengonsumsi pare bersamaan dengan minum obat anti diabetes. Di samping itu, bagi penderita glucose-6-phosphate dehydrogenase deficiency, perlu kehati-hatian saat memakan biji pare karena dapat menimbulkan anemia, sakit kepala, demam, nyeri perut serta koma.

Sebagai tambahan, bagi Anda yang akan operasi, pastikan Anda menghentikan konsumsi pare dua minggu sebelum operasi. Hal ini, karena pada saat operasi kadar gula darah Anda harus normal dan tidak boleh di bawah normal.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.