Blog Kesehatan dan Kecantikan Indonesia

10 Makanan Pantangan Ibu Hamil Yang Harus Segera Dihindari

Mengandung atau hamil merupakan kebahagiaan sendiri bagi seorang wanita. Karena mereka akan kehadiran sosok perpaduan dirinya dan sang suami. Untuk mewujudkan keinginan mereka memiliki buah hati, wanita yang mengandung tentu harus berhati-hati dalam memilih makanan ataupun saat minum obat. Karena jika salah makan, bisa berdampak buruk bagi janin. Entah nanti bisa keguguran ataupun terjadi kelainan pada janin.

Makanan Pantangan Bagi Ibu Hamil

Ibu hamil harus waspada terhadap makanan yang dikonsumsinya agar tidak membahayakan janin dalam kandungan. Makanan pantangan bagi ibu hamil meliputi tape, nanas, lalapan mentah, durian, kafein, pare, pepaya mentah, telur mentah, sate kambing, dan daging mentah. Berikut dipaparkan beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh seorang ibu yang tengah mengandung.

1. Tape

Tape merupakan fermentasi singkong yang menghasilkan alkohol dan gula. Tape juga mengandung energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, dan vitamin. Meskipun tape mengandung banyak nutrisi seperti yang telah disebutkan, tapi tape tetap tidak boleh dikonsumsi ibu hamil karena kandungan alkoholnya. Sehingga tidak baik untuk kesehatan janin.

2. Nanas

Nanas merupakan buah yang segar dan enak. Rasanya yang manis manis asam segar membuatnya sangat cocok jika dijadikan lotis. Kandungan nanas antara lain vitamin C, vitamin B, mangan, serat, dan bromelain. Enzim bromelain inilah yang diduga dapat melunakkan leher rahim dan memicu kontraksi pada ibu hamil. Kontraksi tersebut bisa saja mengakibatkan keguguran atau lahir prematur. Jadi meskipun nanas memiliki kandungan nutrisi tinggi, tetap tidak baik dikonsumsi oleh ibu hamil.

3. Lalapan mentah

Ibu hamil tidak dianjurkan makan lalapan mentah karena bisa jadi banyak kuman dan bakteri yang ada pada lalapan tersebut. Jika bakteri yang berbahaya termakan akan sangat membahayakan untuk janin. Nantinya bisa terjadi kelainan pada janin.

4. Durian
Durian merupakan buah yang memiliki bau khas. Durian mengandung alkohol dan asam arachidonat. Alkohol dapat mengakibatkan terjadinya gangguan pada janin seperti janin susah berkembang, lahir prematur, ataupun berat badan janin yang rendah saat kelahiran. Sedangkan asam arachidonat sendiri merupakan biang pembentukan prostaglandin. Prostaglandin merupakan senyawa yang dapat merangsang kontraksi sehingga bisa menyebabkan keguguran di awal kehamilan ataupun kelahiran prematur.

5. Kafein

Kafein sebaiknya dihindari oleh ibu hamil karena kafein bisa dengan mudah menembus plasenta ibu hamil sehingga dapat berdampak buruk pada detak jantung bayi. Oleh sebab itu, sebaiknya membatasi jumlah kafein yang dikonsumsi. Kafein yang berlebihan bisa menimbulkan keguguran janin, rendah berat badan saat kelahiran, bayi mati saat kelahiran, menyebabkan asam lambung pada ibu, dan anemia. Kafein bisa ditemukan di banyak makanan dan minuman seperti kopi, teh, coklat, dan minuman ringan.

6. Pare

Mengkonsumsi pare sebaiknya dihindari oleh ibu hamil karena dapat menyebabkan kembung, mual, muntah, kram perut, dan buang angin terus-menerus. Pare juga dapat menurunkan gula darah sehingga tidak baik jika dikonsumsi saat mengandung. Beberapa penelitian juga melaporkan bahwa saat kehamilan mengkonsumsi buah pare, maka dapat menyebabkan kelahiran prematur. Pare juga berpengaruh pada rasa ASI jadi sebaiknya juga dihindari saat proses menyusui.

7. Pepaya mentah

Ibu hamil sebenarnya boleh makan pepaya tapi hanya pepaya yang sudah matang saja, tidak boleh pepaya yang masih mentah. Walaupun pepaya mentah juga enak apalagi saat dibuat rujak, tetap ibu hamil tetap dilarang mengkonsumsinya. Hal tersebut dikarenakan getah pada pepaya mentah mengandung pepsin yang mana dapat menyebabkan kontraksi bahkan sampai keguguran. Untuk itulah, ibu hamil dilarang makan pepaya mentah.

8. Telur mentah atau setengah matang

Ibu hamil dilarang makan telur mentah atau telur setengah matang karena dikhawatirkan terdapat bakteri salmonella pada telur mentah tersebut. Jika terinfeksi salmonella, maka bisa memberi dampak buruk bagi janin dan sang ibu. Infeksi salmonella dapat menembus plasenta dan bisa menyebabkan kematian pada janin. Untuk itu ibu hamil sebaiknya memakan telur yang dimasak hingga matang karena bakteri salmonella bisa mati saat suhu mencapai 70 derajat celsius.

9. Sate kambing

Kambing merupakan hewan yang rentan dengan bakteri toksoplasma sehingga apabila dikonsumsi ibu hamil dikhawatirkan akan terjangkit toksoplasmosis. Toksoplasmosis merupakan gangguan yang disebabkan oleh infeksi bakteri toksoplasma. Gangguan ini bisa menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur, bayi lahir cacar, dan bayi lahir dengan penyakit seperti kelainan jantung dan hati. Sate kambing juga dapat mengganggu kesehatan jantung janin, menyebabkan darah tinggi bagi ibu, dan pencernaan terganggu. Oleh karena itu, sebaiknya dihindari demi kebaikan sang buah hati.

10. Daging mentah

Daging mentah harus dihindari ibu hamil karena untuk mengurangi resiko terinfeksi bakteri toksoplasma, listeria, dan salmonella. Jika terinfeksi bakteri tersebut maka kesehatan janin bisa terancam.

Demikian tadi penjelasan tentang makanan pantangan bagi ibu hamil. Meskipun suatu makanan memiliki nutrisi yang sangat baik bagi tubuh, tapi ibu hamil tetap harus waspada dan konsultasi pada dokter terlebih dahulu jika ingin mengkonsumsi makanan tersebut. Semoga informasi ini bermanfaat.


Pencarian:
  • ibu hamil makan rujak ubi mentah
  • bolehkah ibu hamil makan ubi mentah
  • tape memicu kontraksi
  • pantangan makanan dan obat2an bagi ibu hamil
  • pantangan ibu hamil makanan yang dikampung
  • pantangan ibu hamil agar tidak membahayakan kesehatan janin
  • Ngerujak terus terusan bagi orang hamil baik atau tidak
  • minuman apa yang mengandung asam arachidonat
  • lalapan yang baik untuk jantung dan ibu hamil
  • Buah yang boleh di konsumsi terus menerus untuk ibu hamil
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.