Blog Kesehatan dan Kecantikan Indonesia

9 Cara Menurunkan Gula Darah Yang Terbukti Berhasil dan 100% Alami

Gula darah tinggi terjadi karena tubuh sudah tidak efektif dalam mengangkut gula dari darah ke dalam sel. Gula darah tinggi jika dibiarkan, lama-kelamaan akan menyebabkan diabetes. Untuk itu gula darah yang tinggi harus segera diatasi agar tidak menyebabkan munculnya penyakit – penyakit yang lebih parah.

Cara Menurunkan Gula Darah Secara Alami

Cara menurunkan gula darah secara alami bisa dengan berolahraga secara teratur, kurangi porsi makan, konsumsi makanan yang mengandung resistant starch, konsumsi kacang polong, turunkan berat badan, tidur yang cukup, cobalah mengkonsumsi kaktus, hindari stress, dan jangan pernah melewatkan sarapan. Bagi penderita gula darah tinggi, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar gula darah turun.

1. Berolahraga secara teratur

Olahraga secara teratur dapat menurunkan berat badan dan sensitivitas insulin bisa meningkat. Sensitivitas insulin merupakan kemampuan hormon insulin untuk menurunkan kadar glukosa dalam darah. Jika sensitivitas insulin mengalami penurunan, maka bisa menyebabkan diabetes. Saat olahraga juga perlu energi yang banyak sehingga otot menggunakan gula darah sebagai sumber energi. Dengan begitu, olahraga tentu sangat membantu dalam menurunkan gula darah.

2. Kurangi porsi makan

Jangan pernah makan dalam porsi banyak sekaligus. Sebaiknya makan dalam porsi sedikit tapi sering daripada sekali dan langsung banyak. Hal tersebut dilakukan agar asupan karbohidrat konsisten. Dilarang juga melewatkan makan karena akan berakibat makan dalam porsi banyak. Saat makan akan lebih baik jika mengenali berapa jumlah karbohidrat di dalam makanan tersebut.

Jumlah karbohidrat yang dikonsumsi setiap orang pun berbeda-beda tergantung beberapa faktor seperti yang telah disarankan dokter masing-masing. Menurut American Diabetes Association (ADA) jumlah karbohidrat yang disarankan per kali makan adalah 60 gram untuk pria dan 45 gram untuk wanita. Atau per harinya 180 gram untuk pria dan 135 gram untuk wanita.

3. Konsumsi makanan yang mengandung resistant starch

Resistant starch merupakan jenis pati yang tidak tercerna atau lolos dari proses pencernaan manusia. Resistant starch bisa ditemukan di bahan makanan seperti kentang, pisang, kacang, lentil, biji-bijian utuh, gandum, beras, soba, jagung, dan pasta dingin.

4. Konsumsi kacang polong

Kacang dapat mengendalikan kenaikan gula darah. Menurut American Diabetes Association (ADA), kacang dicerna secara perlahan sehingga kadar gula darah tidak naik atau hanya naik sedikit. Menurut penelitian di Kanada tahun 2012, seseorang mengalami penurunan kadar gula darah setelah tiga bulan mengkonsumsi setidaknya satu cangkir kacang polong (chickpea, buncis, dan kacang lentil) tiap harinya. Makan 1-3 cangkir kacang polong setiap hari juga bisa menurunkan kolesterol 5 – 19 %.

5. Menurunkan berat badan

Penurunan berat badan tidak harus langsung banyak. Menurut Dr. Weisenberger, beberapa pasiennya telah mengalami penurunan gula darah setelah berat badannya turun sekitar 2,5 kg.

6. Tidur yang cukup

Kurang tidur dapat mempengaruhi kesehatan tubuh sedangkan cukup tidur dapat membantu mengendalikan gula darah. Menurut penelitian di Universitas Chicago pada tahun 2015, kurang tidur dapat menyebabkan resiko diabetes tipe 2. Para peneliti pun berkata bahwa relawan sehat yang kurang tidur selama beberapa malam berturut-turut memiliki kadar asam lemak dalam darah yang lebih tinggi sehingga mengurangi kemampuan insulin untuk mengatur gula darah.

Seseorang yang kurang tidur juga lebih memiliki resiko terkena penyakit jantung, stroke, dan kanker. Bagi yang susah tidur, cara untuk mengatasinya yaitu dengan tidur di ruangan yang sejuk dan gelap, tidak melakukan olahraga 3 jam sebelumnya, buatlah kebiasaan tidur dan bangun tidur di waktu yang sama setiap harinya, dan jangan melihat layar (TV, HP, tablet, komputer) sebelum tidur.

7. Cobalah mengkonsumsi kaktus prickly pear

Kaktus prickly pear yang termasuk makanan pokok di Meksiko ini bisa menurunkan kadar gula darah. Kaktus ini mengandung vitamin, mineral, serat, dan protein. Daun kaktus (nopal) dan buah kaktus keduanya bisa dimakan. Cara memakannya yaitu dengan direbus, dipanggang, digoreng, dihaluskan, ditambahkan ke sup atau semur, dan bisa juga dimakan mentah.

8. Hindari stress

Saat stress, tubuh menghasilkan banyak cadangan energi (glukosa dan lemak) yang dapat digunakan sewaktu-waktu. Namun bagi penderita gula darah tinggi, kelebihan energi ini tidak bisa sampai ke sel, sehingga glukosa tetap dalam darah dan gula darah pun meningkat. Untuk itu, hindari stress dengan cara meditasi, yoga, menghirup nafas dalam, beribadah, selalu bersyukur, berpikiran positif, olahraga, melakukan hobi, menonton film, berendam, olahraga, dan lain sebagainya.

9. Jangan pernah melewatkan sarapan

Sarapan sangat penting untuk keberlangsungan kegiatan pada hari itu. Setelah semalaman tertidur, tubuh perlu makanan untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah. Menurut penelitian dari Universitas Missouri tahun 2014, sarapan dengan protein tinggi dapat membantu seorang wanita dalam mempertahankan kadar gula darah. Makanan yang baik untuk sarapan adalah makanan yang mengandung 39 gram protein. Para peneliti menemukan bahwa makanan dengan protein yang tercukupi saat sarapan bisa menurunkan kadar gula dalam darah dibanding makanan yang rendah protein.

Demikian tadi penjelasan tentang 9 cara menurunkan kadar gula darah secara alami. Jangan jadikan informasi ini sebagai patokan. Jika ingin saran dan obat yang lebih pasti, silahkan kunjungi dokter. Selamat berusaha menurunkan kadar gula darah Anda dan jangan lupa untuk selalu cek kadar gula darah Anda.


Pencarian:
  • cara menurunkan gula darah
  • cara cepat menurunkan gula darah
  • cara menurunkan kadar gula
  • cara mengatasi gula darah tinggi
  • https://karyasehat com/cara-menurunkan-gula-darah/
  • cara menurunkan gula darah secara alami
  • menurunkan gula darah
  • obat menurunkan gula
  • cara menurunkan diabetes
  • cara menurunkan gula
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.